https://bfinews.com/news/2016-05-09_bagaimana_cara_membangun_borobudur

BFI News- Bagaimana Cara Membangun Borobudur?

Candi Borobudur merupakan sebuah candi Buddha yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia yang memiliki luas 8.123 hektare. Candi Borobudur adalah salah satu keajaiban dunia dan warisan dunia oleh UNESCO. Pembangunan struktur Borobudur dibangun diatas bukit. Sebelum berkembangnya teknologi, pengembang bangunan menggunakan rasio atau perbandingan. Dan setelah diteliti, rasio yang dihasilkan cukup sesuai dengan lantai atas candi yang berbentuk lingkaran. Namun jika dilihat dalam tiga dimensi, kita akan melihatnya dalam bentuk geometri stupa.

Stupa adalah simbolisasi mandala bagi umat Buddha. Stupa memiliki banyak makna karena terkait dengan spiritualitas agama Buddha. Stupa utama terbesar terletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini. Stupa juga mencerminkan perbandingan kepala, badan, dan kaki di setiap elemen Borobudur. Jadi, Candi Borobudur adalah bangunan berdimensi antara 2 dan 3 yang telah mengakuisisi konsep konstruksi natural dalam proses pembangunan Candi Borobudur. Candi Borobudur mencerminkan ajaran agama Buddha, yang melambangkan tahapan atau tingkatan kehidupan manusia yaitu:

1.   1.    Kamadhatu adalah dasar yang melambangkan manusia yang terikat nafsu dunia.

2. 2.   Rupadhatu adalah empat tingkat diatasnya yang melambangkan manusia sudah terbebas dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk.

3. 3. Arupadahtu adalah tiga tingkat diatasnya yang melambangkan manusia telah terbebas dari nafsu, rupa dan bentuk.

4.   4. Arupa adalah bagian atas yang melambangkan nirwana, tempat umat Buddha bersemayam.

Kekurangan Candi Borobudur yaitu tidak memiliki ruang-ruang pemujaan seperti candi-candi lain, yang ada hanya lorong Panjang yang merupakan tempat sempit sehingga tempat tersebut kurang nyaman sebagai tempat ibadah. Namun, setiap tingkatan memiliki relief-relief indah yang menunjukkan betapa mahirnya pembuatan candi tersebut dan Candi Borobudur  dapat dijadikan media edukasi dalam mempelajari ajaran agama Buddha.

Kita sebagai umat Indonesia, sudah menjadi kewajiban kita dalam menjaga keaslian candi karena Candi Borobudur merupakan salah satu warisan budaya Indonesia.

Komentar